Home Bisnis Prospek Membangun Bisnis Perkebunan Kopi Jenis Liberika

Prospek Membangun Bisnis Perkebunan Kopi Jenis Liberika

26
0

Prospek Membangun Bisnis Perkebunan Kopi Jenis Liberika – Mungkin sebagian dari Anda jarang mendengar nama jenis kopi yang satu ini. Memang jenis kopi ini tidak sepopuler jenis 2 saudara kopinya yaitu arabika dan robusta.

Kopi liberika ini memang tidak sepopuler 2 jenis kopi lainnya yang sudah terkenal di Indonesia. Namun jenis kopi ini juga memiliki bau yang sangat khas dan juga menyengat. Bau kopi ini seperti bau buah nangka.

Jenis kopi ini biasanya ditanam diatas lahan gambut di pesisir pantai. Sangat berbeda dengan jenis 2 kopi lainnya yaitu arabika dan robusta yang harus ditanam di dataran tinggi dan hanya bisa ditanam di ketinggian tertentu.

Memang kopi liberika ini sangat jarang didengar oleh masyarakat Indonesia karena baunya yang sangat menyengat. Ada alasan tertentu yang membuat kopi ini dijuluki sebagai kopi nangka oleh masyarakat Indonesia.

Kopi ini awalnya dibawa oleh bangsa Belanda pada abad 19 karena pada saat itu jenis kopi arabika terserang penyakit. Pada saat itu jenis kopi ini banyak ditanam didaerah Bengkulu dan jambi.

Mengapa masyarakat Indonesia menamakan kopi liberika  ini sebagai kopi nangka ? Karena baunya yang menyengat seperti nangka dan rasa yang pahit yang kental dibandingkan jenis kopi lainnya. Biasanya kopi ini dicampur dengan susu untuk mengurangi rasa pahit dan baunya.

Padahal jika Indonesia ingin mengembangkan kopi ini, Indonesia akan mendapatkan devisa yang cukup besar. Karena sebenarnya walaupun pangsa pasar local kurang begitu minat akan tetapi pangsa pasar internasional sangat meminati jenis kopi ini.

Contoh dari negara pengkonsumsi jenis kopi liberika adalah Malaysia dan Filipina yang merupakan negara tetangga. Di Malaysia sendiri 80% kebun kopi di negara jiran itu adalah jenis kopi ini sedangkan di filipina mencapai 25%.

Bahkan tak jarang Malaysia mengimpor jenis kopi ini dari Indonesia tepatnya di kebun kopi daerah Jambi. Oleh karena itu sebenarnya pangsa pasar jenis yang satu ini tidak seburuk apa yang dibayangkan, buktinya ada negara dengan menjadikan jenis kopi ini sebagai komoditas utama.

Kopi liberika ini adalah tanaman endemik yang dibawa dari Afrika ke Indonesia. Kopi liberika yang paling terkenal adalah jenis Var Dewefrei. Kopi jenis ini memiliki buah yang lebih kecil dan memiliki kulit yang tipis.

Akan tetapi tenang saja, potensi untuk membudidayakan dan mengembangkan jenis kopi inipun tidak kalah dengan jenis kopi lainnya seperti robusta dan arabika. Seperti yang sudah dijelaskan tadi bahwa Malaysia dan Filipina bisa dijadikan pangsa pasar yang bagus.

Karena di Malaysia jenis kopi liberika ini lebih disenangi dan digandrungi oleh masyarakat disana. Anda bisa melihat bahwa 80% dari total kebun kopi disana adalah kopi jenis ini. Sedangkan di Filipina kopi ini lebih dikenal dengan nama Barako Coffee.

Dengan potensi pangsa pasar tersebut, Anda bisa memanfaatkan sebaik-baiknya potensi pasar tersebut. Mungkin jika Anda menjualnya ke pasar lokal tidak akan seuntung pasar internasional.

Oleh karena itu, Anda harus melakukan ekspor karena pangsa pasar disana lebih luas dan terbuka lebar. Akan tetapi selain dengan ekspor, Anda juga bisa membuka kedai kopi liberika sendiri dengan campuran rasa dari jenis kopi lain.

Pasti dengan kedua campuran itu akan menghasilkan rasa yang unik dan menambah keuntungan yang Anda dapatkan. Anda tidak hanya menjual biji kopi saja, akan tetapi juga mengolahnya sampai menjadi kopi siap saji.

Nah itu dia sedikit ringkasan artikel tentang  kopi liberika yang mungkin bisa Anda coba jika Anda ingin memulai bisnis kopi. Mulai dari menanam kopi, mengolahnya, sampai menjual kopi Anda sendiri di kedai, semua itu tentu bisa Anda lakukan. Have a nice day!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here