Prospek dan Strategi Membangun Bisnis Perikanan Bagi Milenial

Prospek dan Strategi Membangun Bisnis Perikanan Bagi Milenial

Prospek dan Strategi Membangun Bisnis Perikanan Bagi Milenial

 

Prospek dan Strategi Membangun Bisnis Perikanan Bagi Milenial - Perikanan merupakan salah satu bisnis yang memiliki prospek yang sangat bagus dari waktu ke waktu. Hal ini karena ikan merupakan salah satu kebutuhan protein yang diperlukan oleh masyarakat..

Selain adanya peluang, persaingan global kini menjadi salah satu tantangan untuk bisnis perikanan khususnya di era industri keempat atau biasa disebut dengan industri 4.0. Untuk menghadapi persaingan tersebut maka produk perikanan harus memiliki daya saing yang cukup tinggi.

Adanya persaingan perdagangan global menjadikan produk perikanan tidak terlepas dari tersedianya info teknologi, mesin, sumber daya manusia dan juga bagaimana sistem produksi yang diterapkan sehingga efisien dari atas hingga pemasaran bagian bawah. Hal lain yang tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan adalah mutu yang harus terjamin.

Teknologi informasi dapat membuat rantai distribusi lebih efisien sehingga harga jual kepada konsumen bisa menjadi lebih murah. Serta dengan memanfaatkan adanya teknologi informasi dalam akuakultur bisa digunakan. Hal tersebut untuk mendapatkan informasi tentang tersedianya benih unggul, sarana dan prasarana serta pakan ikan yang dibutuhkan.

Selama ini distribusi untuk bisnis perikanan dan juga budidayanya memang melewati rantai bisnis yang cukup panjang. Mulai dari proses pembudidayaan hingga menjadi produk ikan sampai di konsumen akhir. Hal ini mengakibatkan adanya akumulasi yang pada akhirnya dapat membebani konsumen.

Penggunaan teknologi digital dalam proses budidaya ikan dapat membuat proses pemasaran produk secara cepat ke tangan konsumen. Proses tersebut tentunya lebih efektif tanpa harus melewati rantai yang panjang. Akibatnya biaya transaksi bisa lebih hemat dan juga mudah.

Hal tersebut kemudian mengakibatkan adanya akumulasi margin yang sebelumnya terjadi menjadi lebih bisa ditekan. Upaya tersebut agar dapat dinikmati oleh penjual dengan harga jual yang lebih baik. Sedangkan konsumen justru bisa mendapatkan harga yang lebih murah saat membeli.

Hal ini kemudian menjadi pertimbangan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang mendorong akuakultur berbasis informasi digital melalui Direktorat Jenderal Perikanan. Tujuannya agar dapat memperpendek distribusi yang tidak efisien, dapat memberikan kepastian harga pada pem budidaya ikan serta bisa meningkatkan konektivitas dengan menghilangkan batas jarak dan waktu. Sarana input dan juga pengembangan industri pasti lebih tersedia masyarakat dengan lebih efisien.

 Transformasi industri bisnis perikanan di era 4.0 menuju digitalisasi sebaiknya meliputi beberapa hal misalnya transformasi orientasi sumber daya alam menuju efisiensi jasa sumber daya alam dan juga peningkatan produktivitas serta nilai tambah.

 Selain itu terdapat pula transformasi penggunaan tenaga kerja yang kurang berpengalaman menuju penciptaan lapangan kerja dengan SDM yang terlatih. Namun tantangan berikutnya adalah berkurangnya lapangan pekerjaan bagi para tenaga kerja yang kurang sesuai dengan keahliannya.

Transformasi selanjutnya adalah dari kondisi untuk akses pasar yang memiliki daya saing produk yang rendah atau terbatas. Kemudian dialihkan menuju ke akses pasar yang lebih terbuka luas, memiliki manajemen yang lebih efisien dan daya saing yang tinggi.

Masyarakat indonesia cukup beruntung karena telah lahir banyak startup di kalangan anak muda yang kreatif di era digitalisasi ini termasuk dalam akuakultur.

Sebagai contoh misalnya terdapat startup yang mengembangkan fintech untuk crowdfunding bagi pembiayaan usaha perikanan. Hal ini diharapkan dapat menambah investasi lebih banyak lagi. Tentunya hal tersebut dapat membantu pembudidayaan agar dapat meningkatkan kapasitas usahanya.

Adanya usaha bisnis perikanan tentunya harus disesuaikan dengan perkembangan teknologi sehingga prosesnya bisa lebih memudahkan pembudidaya. Pembudidaya perlu menambah referensi pengetahuan agar dapat lebih mengembangkan usahanya.