Home Bisnis Pengertian Analisis Teknikal dalam Sektor Pasar Modal

Pengertian Analisis Teknikal dalam Sektor Pasar Modal

68
0

Pengertian Analisis Teknikal dalam Sektor Pasar Modal – Sebelum mengeluti dunia trading, maka seorang trader yang baik, seharusnya memahami istilah-istilah atau metode-metode yang banyak digunakan di dunia tersebut. Salah satunya adalah mengenal tentang teknik analisa yang bisa digunakan untuk membantu trader dalam memutuskan jual beli, dalam hal ini bisa saham, forex, komoditas ataupun emas dan yang lainnya. Sebutan lain untuk teknik ini adalah, Analisis Teknikal atau Technical Analysis.

Intinya, bagian dari ilmu perdagangan ini digunakan untuk mengevaluasi serta mengidentifikasi investasi serta peluang perdagangan. Baik dalam tren serta pola harga yang bisa terlihat pada sebuah grafik. Pergerakan harga yang terdapat pada grafik tersebut bisa diamati oleh trader dan bisa digunakan sebagai dasar hingga akhirrnya terjadi pembelian maupun penjualan.

Penggunaan analisis teknikal ini sebenarnya bukan barang bahkan telah dikenal sejak awal abad ke – 16. Di mana kala itu Charles H. Dow (seorang wartawan dan juga editor Wall Street Journal, sekaligus pendiri Dow Jones and Company), bersama dengan rekannya Edward D. Jones yang pertamakali mengenalkan metode tersebut yang tertuang dalam Dow Theory atau Teori Dow.Dan seiring berkembangnya zaman, perubahan-perubahan terjadi juga pada analisis teknikal ini. Banyak peneliti-peneliti seperti William P. Hamilton, Edson Gould, dan yang lainnya yang kemudian memasukkan beragam pola serta sinyal pada pada konsep Teori Dow.

Pada analisis teknikal terdapat tiga asumsi atau prinsip dasar, mengapa harga bisa bergerak naik dan turun. Adapun prinsip dasar tersebut meliputi;

Market Price Discounts Everything

Asumsi yang pertama yaitu market price discount everything atau kejadian di pasar menggambarkan segalanya. Dimana pada prinsip ini ditekankan bahwa semua peristiwa akan berpengaruh pada harga saham, mulai dari fundamental perusahaan hingga pada faktor pasar luas juga psikologi pasar.

Prices Move in Trend

Prinsip yang kedua analisis teknikal adalah Prices Move in Trends atau Harga akan terus bergerak mengikuti tren.  Pada prinsip kedua ini ada kecenderungan yang mengajarkan pada para trader untuk tidak melawan tren. Di mana intinya, siapapun tidak akan menang bila melawan pasar karena memang pasar digerakkan oleh banyak orang dengan berbagai kepentingannya masing-masing.

History Repeat Itself

Dan prinsip dasar yang ketiga dan merupakan yang terkuat dari analisis teknikal adalah percaya bahwa history atau sejarah akan kembali berulang. Dan banyaknya bentuk analisis teknikal yang digunakan dan terus berkembang selama ratusan tahun ini diyakini masih sagat relevan.

Selain analisis teknikal, terdapat juga analisis fundamental, di mana kedua metode tersebut saling bertolak belakang. Jika pada analisis teknikal, untuk memprediksi tren pergerakan harga, trader  bisa melihat dari historis harga. Di mana untuk menentukan pergerakan grafik, titik support resistance atau titik entry exit  bisa memanfaatkan perhitungan grafik dan terdapat rumus matematisnya dan memanfaatkan hampir semua instrumen.

Sementara pada analisis fundamental, analisa pergerakan harga dikaitkan dengan berita juga data ekonomi, hingga isu serta rumor di negara yang berkaitan langsung dengan pasar. Pada metode analisis yang satu ini juga mempelajari secara keseluruhan serta kondisi industri, kondisi keuangan hingga manajemen perusahaan. Di mana data bisa didapat dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, media elektronik, dan yang lainnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Itulah beberapa informasi singkat terkait analisis teknikal yang biasa digunakan dalam sektor pasar modal. Masih banyak fakta menarik mengenai metode yang satu ini bahkan hingga tercatat bagaimana cara membacanya. Begitu juga dengan kelebihan serta kelemahan dari analisis ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here