Home Food & Drinks Dari Ritel Kecil hingga Menjadi Bisnis Raksasa, Sejarah Perjalanan Alibaba

Dari Ritel Kecil hingga Menjadi Bisnis Raksasa, Sejarah Perjalanan Alibaba

44
0

Dari Ritel Kecil hingga Menjadi Bisnis Raksasa, Sejarah Perjalanan Alibaba – Tahun 2019 lalu merupakan tahun dengan momen bersejarah di perusahaan Alibaba. Pasalnya, di saat merayakan ulang tahun Alibaba yang ke dua puluh, Jack Ma selaku bos utama perusahaan Alibaba memutuskan untuk pensiun.

Perusahaan Alibaba dimulai pada tahun 1999, dimulai dari bisnis ritel daring konvensional dan kini telah bertransformasi menjadi konglomerat bisnis dengan valuasi sebesar USD 460 miliar. Berikut kami rangkum perjalanan bisnis Alibaba selama dua puluh tahun terakhir.

April 1999 : Awal Mula Perjalanan Bisnis Alibaba

Perusahaan Alibaba yang dipimpin oleh Jack Ma ini didirikan oleh delapan belas orang. Mulanya, bisnis Alibaba ini dijalankan oleh Jack Ma dan kawan-kawan di kawasan apartemen Ma, yang berada di kota Tiongkok Hangzhou. Saat ini, tempat tersebut menjadi markas Alibaba.

Situs web yang pertama kali diluncurkan adalah Alibaba.com. Situs berbahasa Inggris tersebut merupakan sebuah grosir daring. Kemudian, Alibaba membangun pasar grosir domestik di tahun yang sama.

Saat mendirikan perusahaan, Alibaba mendapat kucuran dana atau investasi daru investor SoftBank sebesar USD 20 juta.

Mei 2003 : Taobao Lahir

Sejarah perjalanan Alibaba berlanjut di tahun 2003. Pada bulan Mei 2003, Alibaba mendirikan anak perusahaan yang dinamakan dengan Taobao. Taobao merupakan perusahaan belanja online yang ada di Tiongkok. Tugas Taobao adalah mengakomodir pihak ketiga agar mempromosikan produknya.

Pada tahun 2015, di laporan keuangan Alibaba tercatat volume barang dagang bruto Taobao sebanyak 1,5 triliun yuan atau setara dengan USD 223,9 miliar. Angka tersebut terus mengalami kenaikan hingga pada tahun 2019 mencapai 3,11 triliun yuan. Income yang didapat dari perusahaan Taobao merupakan bagian inti yang sangat penting bagi bisnis Alibaba.

Desember 2004 : Peluncuran Alipay

Salah satu platform pembayaran terbesar di Tiongkok dengan menggunakan basis kode QR adalah Alipay. Perusahaan ini bersaing dengan WeChat Pay milik Tencent. Selain digunakan pada toko online, Alipay juga bisa digunakan pada toko-toko offline.

Sepanjang sejarah perjalanan Alibaba, Alipay berhasil menjadi aset kontroversial. Hal itu yang Alibaba dan Ma memiliki konflik dengan pemegang saham utama SoftBank dan Yahoo.

Agustus 2005 : Yahoo Pemegang Saham Terbesar

Yahoo menjadi pemegang saham terbesar di Alibaba sebanyak 40 persen kepemilikan saham setelah menyuntikkan dana sebesar USD 1 miliar. Berdasarkan kesepakatan, kemudian kendali bisnis Yahoo di Tiongkok diambil alih oleh Alibaba.

November 2007 : Melantai di Bursa Saham Hongkong

Pada tahun 2007, Alibaba melakukan IPO (penawaran umum perdana) di Hongkong sebelum memulai debutnya di Amerika Serikat. Dari situ tercatat bahwa Alibaba berhasil meraup dana sebanyak 13,5 miliar dolar Hongkong. Saat pembukaan, harga saham Alibaba yang awalnya ditawarkan 13,5 dolar Hongkong melonjak menjadi 39,5 dolar Hongkong.

April 2016 : Go Internasional

Selama dua puluh tahun berdiri, Alibaba sangat fokus terhadap pasar domestik, yaitu membantu merek lokal maupun asing untuk dapat menjual produk mereka pada konsumen di Tiongkok.

Namun, Alibana mengambil alih saham Lazada yang memiliki basis di Singapura pada April 2016. Perusahaan tersebut merupakan perusahaan e-commerce yang melayani beberapa pasar dalam lingkup Asia Tenggara.

September 2019 : Jack Ma Mundur sebagai CEO

Pada September 2018 kabar akan mundurnya Jack Ma dari CEO Alibaba sudah terdengar. Daniel Zhang, yang memiliki banyak peran di Alibaba akhirnya menggantikan Jack Ma sebagai CEO. Jack Ma sendiri kemudian menjadi anggota dewan direksi pemegang saham di tahun 2020.

Itulah sejarah perjalanan Alibaba yang dapat kami rangkum. Sukses didapat dengan kerja keras dan terus melakukan inovasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here