Home Bisnis Cara Memahami Skema Pinjaman

Cara Memahami Skema Pinjaman

30
0

Cara Memahami Skema Pinjaman – Saat Anda berniat untuk mengajukan pinjaman baik itu ke bank atau koperasi atau lembaga peminjam dana lainnya, ada hal yang harus Anda perhatikan terlebih dahulu.

Apa itu? Hal yang harus juga jadi perhatian Anda adalah Anda harus paham tentang sistem bunga yang diberlakukan, seperti jenis bunga, jumlah angsuran yang harus dibayar tiap bulan dan bagaimana cara menghitungnya.

Dalam dunia perbankan, semua itu biasa disebut skema pinjaman. Penting bagi Anda untuk memahami hal tersebut, karena dengan memahami sistem bunga yang berlaku pada sebuah lembaga perbankan, Anda pun dapat menyesuaikannya dengan pendapatan Anda, sehingga Anda tidak kerepotan dalam membayar cicilan setiap bulan.

Sebelum masuk ke sistem perhitungan bunga, ada baiknya Anda mengetahui jenis bunga yang biasa diterapkan pada lembaga perbankan. Ada jenis bunga yang berlaku di lembaga perbankan, diantara jenis tersebut adalah bunga efektif, bunga anuitas dan bunga flat.

Ketiga jenis bunga tersebut punya perhitungan yang berbeda-beda. Baik dari segi suku bunga, bunga pinjaman yang diterapkan dan angsuran pokok yang harus dibayar. Dan masing-masing jenis bunga tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk lebih jelas tentang cara perhitungan sistem bunga pinjaman, berikut ulasannya.

Bunga Efektif

Bunga efektif adalah sistem skema pinjaman yang dilakukan pada setiap akhir waktu cicilan. Dengan kata lain, setiap bulannya angsuran pokok dan bunga akan selalu berbeda. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Karena cara perhitungan sistem bunga efektif hanya berdasarkan nilai pokok hutang yang tersisa.

Jadi, bisa dikatakan antara porsi bunga dengan pokok dalam angsuran akan berbeda dan semakin kecil setiap bulannya, tetapi nilai angsuran yang dibayar tetap sama setiap bulannya. Biasanya sistem ini digunakan pada KPR atau Kredit Pemilikan Rumah.

Setelah memahami apa itu bunga efektif, berikut perhitungan rumus yang diterapkan : Bunga pinjaman = saldo pokok pinjaman pada bulan sebelumnya x  suku bunga yang berlaku/tahun x 30 hari dalam sebulan : 360 hari dalam setahun.

Bunga Anuitas

Pada bunga anuitas, skema pinjaman ditentukan dari komposisi bunga dan pokok setiap waktu berbeda. Sistem ini merupakan modifikasi dari bunga flat yang akan dibahas kemudian. Dari sistem ini, bunga pinjaman setiap bulan akan mengecil, namun angsuran pokok menjadi lebih besar.

Dengan kata lain, sistem ini memberatkan nasabah di awal pinjaman, namun dapat meringankan pada akhirnya, karena walau nasabah membayar dengan angsuran yang sama setiap bulan, namun nominalnya akan semakin kecil.

Dari sistem bunga anuitas, maka dapat ditentukan rumus perhitungan bunga yang berlaku. Dan perlu Anda ketahui sistem perhitungannya bisa dikatakan sama dengan sistem bunga efektif yaitu : Bunga pinjaman = saldo pokok pinjaman pada bulan sebelumnya x  suku bunga yang berlaku/tahun x 30 hari dalam sebulan : 360 hari dalam setahun.

Bunga Flat

Skema pinjaman yang satu ini bisa dikatakan yang paling mudah, jika dibandingkan dengan sistem perhitungan bunga yang lain. Karena sifatnya flat, maka bunga pinjamannya pun sama setiap bulannya. Dengan berdasarkan nilai besaran hutang di awal, maka sistem ini menyesuaikan jangka waktu kredit yang ditentukan.

Artinya bunga kredit dan besaran bunga dihitung sesuai periode kredit yang telah ditentukan. Biasanya sistem ini digunakan untuk pinjaman kredit tanpa jaminan atau yang dikenal dengan KTA. 

Secara rumus, sistem bunga flat adalah sebagai berikut bunga pinjaman/bulan = pokok pinjaman x suku bunga x jumlah periode kredit : jumlah bulan dalam periode kredit.

Demikian 3 jenis skema pinjaman yang harus Anda pahami berikut dengan cara perhitungannya. Semoga dengan informasi ini, Anda dapat memperhitungkan terlebih dahulu kemampuan Anda dalam membayar cicilan hingga lunas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here