Home Bisnis Cara Melakukan Negosiasi Ulang Ketika Kredit Terdampak Situasi Ekonomi yang Buruk

Cara Melakukan Negosiasi Ulang Ketika Kredit Terdampak Situasi Ekonomi yang Buruk

27
0

Cara Melakukan Negosiasi Ulang Ketika Kredit Terdampak Situasi Ekonomi yang Buruk. Saat ini semua bidang terpuruk. Mulai dari usaha besar hingga usaha kecil terkena imbasnya. Tidak perduli apa jenis usaha anda.

Banyak tenaga kerja terpaksa di rumahkan bahkan di PHK. Hal ini jelas merubah perekonomian keluarga yang semula stabil kini terganggu. Baik dalam sekala besar maupun kecil semua keluarga merasakan imbasnya.

Urusan pembayaran cicilan kecil menjadi urusan yang cukup berat. Jika kebutuhan sehari-hari masih bisa terpenuhi sampai beberapa bulan kedepan, membayaran cicilan kredit terpaksa dikesampingkan.

Jangan sampai anda terjerat masalah hukum karena tidak bisa melakukan kewajiban. Bahkan bisa di black list sebagai nasabah yang tidak amanah, sehingga menyulitkan anda kedapannya. Ini yang bisa anda lakuan untuk mengatasi masalah cicilan kredit.

  • Negosiasi ulang

Anda harus datang ke lembaga keuangan yang memberikan pinjaman kredit lalu membicarakan kembali masalah yang sedang anda hadapi. Datangnya anda, sudah melambangkan iktikad baik untuk menyelesaikan masalah.

Sampaikan semua masalah keuangan yang anda hadapi saat ini, sehingga tidak memungkinkan anda untuk membayar cicilan saat ini. Minta solusi yang tepat dari lembaga keuangan tersebut untuk menyelesaikan Masalah anda.

Pastikan anda mampu dan berkomitmen kuat untuk melaksanakan solusi yang diberikan lembaga keuangan terhadap Kredit Terdampak Situasi Ekonomi yang Buruk. Anda kan melunasi semua cicilan yang ada.

  • Mediasi perbankan

Untuk bisa menempuh cara ini ada beberapa persyaratan khusus. Anda harus membuat permohonan tertulis kepada pihak lembaga keuangan agar melakukan investigasi terkait masalah keuangan anda.

Selanjutnya akan dilakukan mediasi dengan melibatkan Bank Indonesia yang berfungsi sebagai penengah. Agar bisa dilakukan mediasi jumlah kredit anda tidak boleh melebihi lima ratus juta dan anda belum pernah terlibat dalam mediasi lain sebelumnya.

Anda akan diberikan tiga pilihan yaitu reschedual berupa penjadwalan ulang pembayaran kredit yang sudah disepakai sebelumnya. Ada juga pilihan reconditioning dimana anda akan diberikan persyaratan baru.

Persyaratan berupa perubahan lama waktu cicilan serta nominal yang akan dibayarkan saat jatuh tempo waktu cicilan. Bisa juga pilihan restructuring, pihak lembaga keuangan akan memberikan pengurangan bahkan pembebasan bunga, agar anda dapat melunasi tepat waktu.

  • Hindari hutang baru

Ada yang mencari pinjaman baru untuk mengatasi Kredit Terdampak Situasi Ekonomi yang Buruk. Hal ini sebenarnya bukan suatu penyelesaian tetapi akan menjadi masalah baru buat anda nantinya.

Pinjaman ini akan memberatkan, karena anda harus membayar cicilan baru. Hindari kebiasaan berhutang untuk mengatasi masalah hutang yang sudah anda miliki. Tuntaskan kewajiban anda satu persatu dengan cara yang tepat.

  • Menjual Aset

Saat tidak mampu membayar kewajiban anda bisa menggunakan aset yang tersedia untuk membayar pinjaman. Manfaatkan semua sumber keuangan yang anda miliki dengan cara maksimal.

Proses penjualan aset bisa anda serahkan kepada pihak perbankan atau bisa anda lakuan sendiri. Lunasi hutang yang anda miliki dari hasil penjual tersebut lalu sisanya bisa anda gunakan untuk memulai usaha baru atau sebagai tabungan.

Hutang merupakan kewajiban yang harus dibayarkan. Dengan melakukan kewajiban anda maka latar belakang identity debitur individual akan baik. Ini membuat anda mudah mendapatkan kredit berikutnya nanti.

Jika memiliki masalah Kredit Terdampak Situasi Ekonomi yang Buruk lakuan langkah penyelesaian yang tepat. Bukan dengan lari dan bersembunyi menghindari tanggung jawab. Dengan cara yang tetap semua masalah dapat diselesaikan dengan baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here