Jakarta: Perkembangan jaringan BlockDAG memasuki fase yang semakin menarik sekaligus kontroversial. Di tengah meningkatnya aktivitas node, mining pool, RPC, dan explorer komunitas, kini tersedia sejumlah server explorer publik yang mengklaim menyediakan akses langsung terhadap data jaringan BlockDAG Chain ID 1404.
Daftar tersebut mencakup explorer.bdag-us.org, explorer.blockdag.engineering, explorer.dvdmining.com, dua server regional bdag-us.org, explorer.welshdag.trade, serta infrastruktur RMS ChainPulse. Di sisi lain, terdapat BDAGScan, explorer yang selama ini dikenal luas dalam ekosistem BlockDAG.
Persoalannya bukan sekadar: explorer mana yang lebih bagus?
Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah:
Apakah seluruh explorer tersebut benar-benar membaca rantai blockchain yang sama?
Audit terbatas terhadap halaman-halaman publik tersebut menunjukkan bahwa jawabannya tidak boleh ditentukan hanya berdasarkan kesamaan Chain ID 1404.
Chain ID 1404 Bukan Bukti Mutlak Bahwa Chain Sama
Dalam ekosistem EVM, Chain ID berfungsi sebagai identitas jaringan yang digunakan wallet dan aplikasi untuk membedakan jaringan.
BlockDAG menggunakan Chain ID 1404 atau 0x57c. Bahkan beberapa explorer komunitas secara eksplisit menampilkan angka tersebut. DVDMining, misalnya, menampilkan label chain id 1404 pada data blok yang berhasil diindeks. (DVDmining Explorer)
Namun ada persoalan fundamental.
Dua node dapat menggunakan Chain ID yang sama tetapi mempunyai riwayat blok berbeda.
Untuk membuktikan bahwa dua endpoint benar-benar berada pada blockchain yang sama, diperlukan pemeriksaan lebih dalam:
- block height;
- block hash;
- parent hash;
- timestamp;
- transaksi;
- state;
- contract state;
- dan konsistensi beberapa blok secara berurutan.
Karena itu, Chain ID adalah identitas jaringan, bukan sidik jari seluruh sejarah blockchain.
Inilah titik paling penting dalam kontroversi antara BDAGScan dan sejumlah explorer komunitas.
1. explorer.blockdag.engineering — Kandidat Referensi yang Paling Kontroversial
Server explorer.blockdag.engineering menjadi salah satu endpoint paling penting dalam audit ini.
Menariknya, ketika halaman explorer tersebut diakses langsung dalam pemeriksaan kami, server memberikan respons 403 Forbidden. Artinya, halaman tidak dapat dibaca secara langsung oleh crawler pemeriksaan ini.
Tetapi informasi dari BDAG Community menempatkan endpoint tersebut sebagai explorer utama yang mereka sebut sebagai jaringan kanonik.
BDAG Community menyatakan bahwa public RPC mereka adalah rpc.blockdag.engineering dan explorer mereka adalah explorer.blockdag.engineering, dengan Chain ID 1404. Situs itu juga secara eksplisit mengklaim bahwa endpoint tersebut merupakan canonical network. (BDAG Community)
Namun perlu ditegaskan:
klaim sebuah situs komunitas bukanlah bukti independen bahwa chain tersebut kanonik.
Untuk kepentingan audit, klaim tersebut harus diuji dengan block hash, node peer, genesis hash, dan state.
2. explorer.dvdmining.com — Bukti Data Blockchain yang Sangat Menarik
Dari seluruh endpoint yang diperiksa, DVDMining memberikan salah satu jejak data paling konkret.
Explorer ini mampu menampilkan blok, hash, parent hash, transaksi, miner, gas, dan status transaksi.
Contohnya, halaman blok 19.128.586 menampilkan:
- Block height: 19.128.586
- transaksi: 1
- miner:
0x9439... - block hash;
- parent hash;
- gas used;
- base fee;
- serta status transaksi. (DVDmining Explorer)
Lebih menarik lagi, explorer tersebut menyatakan dirinya sebagai:
“self-hosted, indexing from your own node.”
Artinya, secara arsitektur ia mengklaim melakukan indexing dari node yang mereka operasikan sendiri.
DVDMining juga memperlihatkan data historis dari blok yang jauh lebih rendah, termasuk blok 3.860.671, 6.157.234, 9.253.510, hingga 19 jutaan. (DVDmining Explorer)
Ini sangat berguna untuk audit karena kita tidak hanya melihat halaman depan, tetapi dapat membandingkan hash blok secara langsung.
3. explorer.bdag-us.org — Infrastruktur Mining Regional
Bdag-US memiliki pendekatan berbeda.
Situs utamanya menjelaskan adanya dua wilayah mining:
- West — Los Angeles
- East — New Jersey
Keduanya menggunakan jaringan BDAG dengan Chain ID 1404. (BDAG US Pool)
Explorer regionalnya juga memiliki fungsi pencarian block number, transaction hash dan address.
Namun ketika explorer.bdag-us.org diuji langsung dalam pemeriksaan ini, server memberikan 502 Bad Gateway.
Ini tidak otomatis berarti blockchain-nya bermasalah.
Explorer down ≠ blockchain down.
Sebuah explorer hanyalah aplikasi indexing dan visualisasi. Node blockchain bisa tetap berjalan meskipun front-end explorer mengalami gangguan.
4. East dan West Explorer: Menarik karena Diindeks Secara Independen
explorer.east.bdag-us.org dan explorer.west.bdag-us.org memberikan informasi yang hampir identik.
Keduanya menyediakan:
- pencarian block;
- transaction hash;
- address;
- blocks;
- payouts;
- miners;
- node map;
- global leaderboard.
Yang menarik adalah kedua halaman menyatakan:
“Indexed independently from genesis.”
Pernyataan tersebut penting secara teknis.
Jika benar-benar melakukan indexing independen dari genesis, maka kedua explorer tersebut dapat menjadi alat pembanding yang sangat berharga terhadap explorer lain.
Tetapi sekali lagi, klaim indexing independen perlu diverifikasi dengan hash.
5. WelshDAG — Infrastruktur Komunitas yang Lebih Lengkap
WelshDAG mempunyai pendekatan yang cukup berbeda.
Mereka tidak hanya menyediakan explorer, tetapi juga:
- mining pool;
- RPC;
- explorer;
- network map;
- wallet;
- monitoring.
Situs WelshDAG menyatakan bahwa infrastrukturnya berjalan pada BlockDAG Chain 1404, menggunakan RPC rpc.welshdag.trade dan explorer scan.welshdag.trade. (WelshDAG)
Yang menarik adalah transparansi arsitekturnya.
WelshDAG mengklaim bahwa data pool, node health, network census dan blockchain dapat diperiksa secara publik.
Bahkan wallet mereka menyatakan melakukan pemeriksaan Chain ID setiap kali refresh sebelum menampilkan data akun. (WelshDAG Wallet)
Namun demikian, verifikasi Chain ID tetap belum cukup.
Wallet yang membaca RPC tertentu akan menunjukkan state dari RPC tersebut. Jika RPC membaca fork berbeda tetapi masih menggunakan Chain ID 1404, wallet tetap dapat menampilkan data yang terlihat valid.
6. RMS-BDAG-RPC.de — Bukan Sekadar Explorer
RMS ChainPulse memiliki pendekatan yang paling menarik dari sisi audit.
Situs ini mendeskripsikan dirinya sebagai:
“Independent BlockDAG infrastructure.”
Mereka menyediakan explorer, RPC monitoring, verification, dual branch, serta perbandingan antara RMS node dan BlockDAG Engineering. (RMS ChainPulse)
Bahkan dashboard mereka dirancang untuk membandingkan:
- RMS node height;
- Engineering Explorer height;
- height gap;
- EVM comparison;
- block hashes.
Ini merupakan pendekatan yang jauh lebih dekat dengan konsep network audit daripada sekadar explorer.
Namun pada saat pemeriksaan, dashboard tersebut menunjukkan bahwa pengambilan sampel 24 jam masih belum tersedia/0 samples. (RMS ChainPulse)
Dengan demikian, RMS menarik sebagai alat verifikasi, tetapi data monitoring historisnya belum dapat dianggap sebagai bukti lengkap berdasarkan snapshot pemeriksaan ini.
7. Lalu Bagaimana dengan BDAGScan?
Di sinilah persoalannya menjadi jauh lebih serius.
BDAGScan memiliki fitur yang secara umum terlihat lengkap:
- Blocks;
- Transactions;
- Contracts;
- Token;
- NFT;
- Statistics;
- Network Data;
- Node Visualizer;
- Top Accounts. (BlockDAG Explorer)
Secara tampilan dan struktur, BDAGScan menyerupai block explorer EVM modern.
Tetapi dalam pemeriksaan langsung saat ini, halaman utamanya menampilkan:
Show all 0 blocks.
Halaman node juga menunjukkan:
- Network Nodes: 0
- Best Block: –
- Finalized Block: –
- Last Block: –
- TPS: 0. (BlockDAG Explorer)
Ini adalah temuan penting.
Namun jangan langsung menyimpulkan bahwa Chain 1404 kosong atau mati.
Sebab explorer bisa saja mengalami masalah indexing, API, backend, sinkronisasi, atau koneksi ke node.
Buktinya, halaman lain pada BDAGScan masih menunjukkan struktur statistik dan contract explorer, sementara data live tidak tersedia. (BlockDAG Explorer)
Tabel Perbandingan Awal
| Explorer | Infrastruktur | Chain ID | Kondisi pemeriksaan | Nilai audit |
|---|---|---|---|---|
| bdagscan.com | Explorer publik | — | Data live kosong | Perlu verifikasi |
| explorer.blockdag.engineering | Community/canonical claim | 1404 | 403 saat diuji | Sangat penting |
| explorer.dvdmining.com | Self-hosted | 1404 | Data blok tersedia | Sangat menarik |
| explorer.bdag-us.org | Regional US | 1404 | 502 saat diuji | Perlu diuji ulang |
| east.bdag-us.org | Regional | 1404 | UI tersedia | Pembanding |
| west.bdag-us.org | Regional | 1404 | UI tersedia | Pembanding |
| explorer.welshdag.trade | Community | 1404 | Blockscout | Pembanding |
| rms-bdag-rpc.de | Independent monitoring | — | Monitoring tersedia | Audit lintas-node |
Kesimpulan: Jangan Lagi Menggunakan “Chain ID 1404” Sebagai Satu-Satunya Bukti
Temuan paling penting dari pemeriksaan ini bukanlah bahwa salah satu explorer pasti benar dan yang lain pasti salah.
Justru sebaliknya.
Ekosistem BlockDAG saat ini menunjukkan perlunya metode verifikasi lintas-node.
BDAG Community secara eksplisit menuduh rpc.bdagscan.com sebagai fork terpusat dan menyatakan adanya perbedaan block hash meskipun Chain ID sama. (BDAG Community)
Itu adalah klaim serius, tetapi dalam artikel ini klaim tersebut tidak boleh diperlakukan sebagai fakta final tanpa reproduksi independen.
Metode paling kuat adalah mengambil satu block height yang sama dari:
BDAGScan → BlockDAG Engineering → DVDMining → Bdag-US East → Bdag-US West → WelshDAG → RMS
Kemudian membandingkan:
Block Height → Block Hash → Parent Hash → Timestamp → Miner → Transaction Root → Transaction Hash → State/Balance.
Jika seluruhnya identik, probabilitas bahwa explorer membaca chain yang sama menjadi jauh lebih kuat.
Tetapi apabila:
Chain ID = 1404
sementara:
Block Hash berbeda
maka kita tidak lagi berbicara tentang sekadar perbedaan tampilan explorer.
Kita berbicara tentang perbedaan blockchain history.
Dan itulah pertanyaan terbesar yang harus dijawab oleh ekosistem BlockDAG:
Mana sebenarnya rantai kanonik Chain 1404?
Bukan berdasarkan logo.
Bukan berdasarkan nama domain.
Bukan berdasarkan siapa yang mengklaim paling resmi.
Tetapi berdasarkan kriptografi yang dapat diverifikasi oleh siapa pun.
Untuk pengguna, miner, staking participant, exchange dan operator node, prinsip paling aman adalah sederhana: jangan mempercayai satu explorer. Verifikasi beberapa node, bandingkan block hash, dan bila memungkinkan jalankan node sendiri.
Karena dalam blockchain, “terlihat sama” tidak selalu berarti “berada pada chain yang sama.”
BDAG Community · BDAGScan · BlockDAG Engineering Explorer · DVDMining Explorer · Bdag-US East Explorer · Bdag-US West Explorer · WelshDAG Explorer · RMS ChainPulse













