Teknik Menguasai Audiens Ketika Tampil dalam Presentasi Bisnis

Teknik Menguasai Audiens Ketika Tampil dalam Presentasi Bisnis – Apakah Anda masih suka nervous saat melakukan presentasi bisnis di depan klien? Hal itu ternyata banyak dialami orang lain. Namun, jangan sampai nervous tersebut membuat inti presentasi Anda tidak tersampaikan dengan jelas.

Agar presentasi berjalan sukses, Anda harus melakukan pembukaan dengan baik. Jika Anda selama ini membuka presentasi dengan cara biasa, maka mulai sekarang cobalah untuk mengubahnya. Dengan begitu, klien akan lebih tertarik dan fokus terhadap apa yang Anda sampaikan.

Lakukan beberapa teknik mengawali presentasi di bawah ini agar audiens bisa berlama-lama fokus mendengarkan Anda. 

Cerita yang Menarik

Anda dapat memulai presentasi dengan sebuah cerita. Beberapa cerita yang sering Anda dengar sewaktu kecil bisa menjadi hal menarik yang akan mencuri perhatian audiens. Anda juga bisa bercerita mengenai diri Anda. Misalnya, alasan Anda berinvestasi dan memiliki passion kuat di sana.

Ilustrasi, anekdot, atau momen bersejarah juga bisa menjadi opsi yang menarik sebagai teknik menguasai audiens. Awali dengan brief selama 60 hingga 90 detik tentang kisah naratif yang menarik minat audiens. Namun, pastikan semua inti topik tersebut sudah terangkum dengan baik selama waktu tersebut.

Pertanyaan Retoris

Anda bisa mencoba melemparkan pertanyaan retoris kepada para audiens. Jika pertanyaan retoris dikemas dan disampaikan dengan baik, maka audiens bisa terbujuk untuk percaya pada Anda.

Jangan berharap audiens menjawab pertanyaan dengan  lantang. Sebab, dengan menjawab secara berbisik atau dalam hati pun telah memancing audiens masuk ke dalam topik pembicaraan. Anda bisa memulai dengan pertanyaan “Coba bayangkan” atau “Bagaimana jika?”.

Headline/Statement yang Mengejutkan

Agar audiens menaruh perhatian pada presentasi Anda, cobalah untuk membuka presentasi dengan sebuah statement mengejutkan. Sebelumnya, kumpulkan fakta dan data menarik yang dapat Anda gunakan sebagai pembuka presentasi. Fakta dan data tersebut akan menimbulkan efek dramatis dan membuat audiens tercengang, tanpa perlu didramatisir.

Powerful Quote

Teknik menguasai audiens yang berikutnya yaitu bisa dengan mengutip pernyataan tokoh terkenal. Namun, pastikan kutipan tersebut relevan dengan topik yang akan Anda bicarakan.

Gambar yang Menggugah

Agar presentasi Anda lebih menarik, tampilkanlah gambar yang mengguhah perhatian audiens pada slide pembuka presentasi Anda. Gambar yang Anda tampilkan tersebut dapat memancing imajinasi audiens. Selain itu, pesan yang disampaikan melalui gambar juga akan lebih mudah diingat.

Anda dapat menampilkan gambar yang akan membuat klien atau audiens berpikir “Apa maksud dari gambar ini?”. Lalu, agar dapat menghasilkan respons seperti itu, Anda dapat menggunakan prinsip analogi. Anda bisa bisa mencoba creative visual aid.

Video Pendek

Selain gambar, Anda juga bisa menampilkan sebuah sebuah video pendek dalam pembuka presentasi Anda. Buatlah video yang menarik dan relevan dengan topik presentasi. Lalu, minta mereka (aufiens) berpikir sejenak tentang video yang Anda tayangkan..

Pada saat itulah para audiens akan mulai masuk ke dalam topik yang akan Anda bahas. Dengan begitu, Anda bisa menguasai audiens dan menyampaikan isi presentasi dengan perhatian penuh mereka.

Eye Contact

Jangan lupakan satu hal yang sangat penting dalam presentasi, yaitu eye contact atau kontak mata. Jika perlu, Anda bisa menatap audiens satu per satu, seolah mengajak mereka berbicara empat mata. Kontak mata akan membuat pendengar merasa terlibat dalam presentasi.

Demikianlah teknik menguasai audiens yang dapat Anda lakukan saat tampil dalam presentasi. Jika pembuka presentasi Anda kuat, maka audiens akan lebih tertarik dan mengingatnya. Jangan lupa untuk sering-sering latihan sebelum presentasi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.