CARA BISNIS SEKALIGUS INVESTASI AMAN MASA DEPAN Jakarta - Bigs Marketplace in asia
Custom Search

 

 

Histats.com © 2005-2014 Privac

CARA BISNIS SEKALIGUS INVESTASI AMAN MASA DEPAN

Investasi & Permodalan

Gratis

Add to watchlist
  • Alamat: Penanjung Panjang Atas Kota area: Jakarta Kota: Jakarta Provinsi: Jakarta Negara: Indonesia
Maret 8, 2018


ya adalah sekelompok orang membangun sebuah rencana industri atau bisnis dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan. Berbagai risset dan analisa usaha dilakukan, kemudian perusahaan dibentuk misalnya berdiri dalam bentuk perseroan terbatas terbuka (PT.Tbk) ditengah perjalanan ternyata perusahaan yang memproduksi makanan dalam kemasan tersebut terdesak membutuhkan suntikan dana untuk memproduksi sejumlah produk akibat melonjaknya permintaan pasar karena berbagai faktor indikasi ekonomi. Sementara hal umum yang terjadi sistem penjualan pasar ritel di swalayan dengan sistem konsinyasi (titip jual) seperti contoh, merek “kopi redjang” yang diproduksi oleh CV.NAQSA GOLDEN EXOSITE. Dan berdasarperjanjian bahwa surat penagihan (invoice) baru akan terjadi 30 hari yang akan datang dan diproses 15 hari setelah tanggal invoice, artinya butuh rentang waktu untuk bisa kembali berproduksi akibat margin modal yang sudah terserap ke pasar. Sementara disisi lain terjadi perjanjian order yang harus dipenuhi jika sewaktu-waktu terjadi permintaan barang maka paling lambat satu minggu produk harus sudah listing. Maka perusahaan menawarkan surat hutang kepada masyarakat atau publik dengan penawaran bahwa hutang tersebut akan dimarginkan dalam modal keseluruhan perusahaan dan dihitung persentase modalnya, jika terdapat selisih penjualan yang dalam arti perusahaan memperoleh laba , maka laba dibagi secara adil berdasar persentase kepemilikan modal. Ini sangat berbeda dengan sistem hutang renten. Perjanjian hutang renten selalu ada pihak yang teraniaya. Bunga pengembalian yang ditetapkan biasanya hanya impas atau bahkan lebih tinggi dari nilai persentase keuntungan perusahaan. Jika perusahaan memperoleh laba , perusahaan dapat mengembalikan pokok pinjaman sekaligus bunga. Yang menjadi resiko terburuk adalah jika ternya terjadi force majeur terhadap bisnis perusahaan tersebut sehingga potensi keuntungan menjadi nihil atau bahkan minus. Pemberi piutang berdasar perjanjian tersebut dapat menarik aset sebagai ganti hutang. Dalam arti lain bahwa hutang renten tidak peduli dengan resiko kreditur, sementara hutang piutang penyertaan modal dalam bentuk saham resiko menjadi hak dan kewajiban bersama secara adil.

Kembali pada topik awal, saat ini pemerintah indonesia melalui indonesia stock exchange (IDX) bersama lembaga-lembaga terkait terus berupaya memberi pemahaman dan mendorong keikutsertaan masyarakat untuk dapat memperoleh kesempatan emas tersebut. Seperti contoh jika sebelumnya pemerintah membatasi masuknya broker saham atau forex asing dengan tagline akun mini, kemudian masyarakat diarahkan untuk trading saham pada broker lokal yang murah seperti di monex investindo berjangka (MIFX), dll hanya denga modal awal Rp.5 jutaan saat ini lebih murah lagi. Dengan program yuk nabung saham yang hanya Rp.100 ribuan mahasiswa pun bisa membeli saham sekelas djarum hanya dengan modal awal Rp. 1 juta.

Beberapa diantaranya MNCSekuritas yang menyediakan akun konvensional dan akun syariah atau BCA Securitas dengan platform BEST. Sayangnya kekurang ramahan sekuritas lokal yang tersebut diatas khusunya BCA securitas tidak menyediakan akun demo untuk pemula. Sehingga pemula yang awam “dipaksa” untuk bertransaksi dengan ilmu yang sangat minim. Ini sangat bertentangan dengan fakta broker asing yang dengan Cuma-Cuma menyediakan akun demo. Tetapi hal yang pasti bahwa keputusan mereka final dan telah mempertimbangkan banyak hal untuk nasabahnya dari sisi keamanan dan lainnya. Hal yang mungkin adalah broker asing pada umumnya menggunakan metatrader yang umum digunakan banyak organisasi bisnis trading, sehingga kemungkinan keamanannya lebih lemah dibanding sistem BEST misalnya. Karena BEST tidak bersifat open source (mungkin), berharaplah bahwa pendapat ini salah secara umum dan hanya bersifat pendapat yang tidak memiliki tingkat akurasi terverifikasi. (Budiono, alumni SMUN-1 Bandar perdagangan,2002)


Informasi lebih lanjut
Share by email Share on Facebook Share on Twitter Share on Google+ Share on LinkedIn Pin on Pinterest

Anda harus log in atau mendaftar akun baru untuk menghubungi pengiklan

Masuk Daftar gratis


Komentar

Top